by Endar Suhendar, M.Pd.

Cara Mengatasi Stres Kerja Tanpa Keluar Kantor

Cara Mengatasi Stres Kerja Tanpa Keluar Kantor

Stres kerja sering datang di tengah jam kerja: deadline menumpuk, notifikasi tidak berhenti, dan tekanan target yang terus berjalan. Kabar baiknya, ada banyak cara mengatasi stres kerja yang bisa dilakukan langsung di meja kerja tanpa harus keluar kantor. Dengan teknik yang tepat, kamu tetap bisa menenangkan pikiran di kantor dan menjaga fokus agar produktivitas tidak menurun. Kuncinya adalah tahu cara mengelola stres kerja secara cepat, praktis, dan konsisten.

Penyebab Stres Kerja dan Solusinya

Beban Kerja Berlebihan

Tugas yang datang bersamaan sering membuat pikiran terasa penuh.
Solusi: pecah pekerjaan menjadi bagian kecil, kerjakan satu per satu (single tasking), dan buat prioritas harian.

Tekanan Deadline

Waktu yang sempit membuat tubuh berada dalam mode tegang terus-menerus.
Solusi: gunakan teknik time blocking 25–30 menit fokus, lalu istirahat 5 menit.

Lingkungan Kerja yang Bising

Suara, percakapan, atau notifikasi membuat konsentrasi terganggu.
Solusi: gunakan earphone dengan musik instrumental atau white noise untuk membantu fokus.

Kurang Istirahat dan Duduk Terlalu Lama

Tubuh yang lelah memperparah stres kerja secara psikologis.
Solusi: berdiri, peregangan ringan, atau berjalan 2–3 menit setiap satu jam.

Baca Juga: Kenapa Overthinking Susah Berhenti? Ini Jawabannya dari Otak

Tips Mengurangi Stres Kerja yang Bisa Dilakukan di Meja Kerja

Teknik Pernapasan 4-4-4

Tarik napas 4 detik, tahan 4 detik, hembuskan 4 detik. Ulangi 5 kali untuk menurunkan ketegangan saraf.

Rapikan Meja Kerja

Meja yang rapi memberi efek psikologis rasa kontrol dan ketenangan.

Minum Air Putih dan Istirahat Mata

Dehidrasi dan kelelahan mata mempercepat rasa tegang. Alihkan pandangan 20 detik ke objek jauh.

Self-Talk Positif

Katakan pada diri sendiri: “Saya kerjakan satu per satu, saya mampu menyelesaikannya.” Kalimat sederhana ini membantu menenangkan pikiran di kantor.

Baca Juga: Hadapi Burnout, Cara Mengembalikan Semangat Kerja yang Hilang (Bagian 1)

Dampak Stres Kerja Jika Dibiarkan

Jika tidak segera diatasi, stres kerja dapat berkembang menjadi:

  • Penurunan fokus dan produktivitas
  • Mudah marah dan kelelahan emosional
  • Burnout
  • Gangguan tidur dan keluhan fisik

Karena itu, penting bukan hanya mengurangi stres di kantor, tetapi juga memahami seberapa besar tingkat stres yang sebenarnya kamu alami.

Kenali Tingkat Stresmu dengan Tes Stres Online Tepercaya

Terkadang kita merasa “baik-baik saja”, padahal tubuh dan pikiran sudah menunjukkan tanda kelelahan. Untuk mengetahui kondisi secara lebih objektif, kamu bisa menggunakan tes stres online tepercaya dari Jatidiri, yaitu Jatidiri Stress.

Jatidiri adalah platform layanan psikologi online yang menyediakan berbagai asesmen psikologis profesional untuk membantu individu memahami kondisi mentalnya secara lebih terukur.

Apa Itu Jatidiri Stress?

Jatidiri Stress adalah alat asesmen psikologis yang dirancang untuk mengukur tingkat stres berdasarkan perasaan dan pikiran yang kamu alami selama satu bulan terakhir.

Tes ini membantu kamu:

  • Memahami tingkat stres secara objektif
  • Mengenali pola stres yang sering tidak disadari
  • Menentukan langkah penanganan yang lebih tepat

Tes dapat diakses secara online, praktis, dan tetap berbasis kaidah psikologi profesional.

Baca Juga: Strategi Menjaga Kesehatan Mental Karyawan di Dunia Kerja

Mengelola Stres Kerja dengan Lebih Sadar

Berbagai tips mengurangi stres kerja bisa langsung kamu praktikkan tanpa harus meninggalkan kantor. Namun, menggabungkannya dengan pemahaman objektif tentang kondisi psikologis akan membuat pengelolaan stres jauh lebih efektif.

Ingin tahu seberapa besar tingkat stres kerja yang kamu alami saat ini?

Konsultasikan terlebih dahulu melalui WhatsApp: +62 851-4239-8721
Akses tes Jatidiri Stress melalui website: https://jatidiri.app
Atau unduh aplikasi Jatidiri di Google Play Store.

Mulai kelola stres kerja dengan lebih sadar bersama Jatidiri, karena kesehatan mental yang baik dimulai dari pemahaman diri yang tepat.