Hubungan Antara Internet Addiction Dengan Kualitas Tidur
Hubungan Antara Internet Addiction Dengan Kualitas Tidur
Di era digital, banyak orang merasa lelah secara fisik tetapi tetap sulit tidur. Salah satu penyebab yang sering tidak disadari adalah internet addiction dengan kualitas tidur yang saling berkaitan. Kebiasaan memegang gadget sebelum tidur, scrolling media sosial tanpa henti, hingga menonton video larut malam membuat otak terus aktif ketika tubuh seharusnya beristirahat.
Kondisi ini bukan sekadar kebiasaan, tetapi bisa menjadi bentuk kecanduan internet yang berdampak langsung pada kesehatan mental dan pola tidur seseorang.
Internet Addiction dan Dampaknya pada Pola Tidur
Apa Itu Internet Addiction?
Kecanduan internet adalah pola perilaku ketika seseorang merasa sulit sekali lepas dari internet atau ponsel sampai mulai mengganggu rutinitas harian. Biasanya terlihat dari rasa gelisah saat tidak online, kebiasaan terus mengecek notifikasi, dan durasi penggunaan yang berlebihan tanpa sadar. Meski belum diakui sebagai diagnosis resmi dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), pola ini punya kemiripan dengan kecanduan perilaku lain seperti perjudian.
Screen Time Berlebihan di Malam Hari
Screen time berlebihan di malam hari membuat otak tetap terpapar cahaya biru dari layar gadget. Cahaya ini menghambat produksi melatonin, hormon yang berperan penting dalam mengatur rasa kantuk.
Akibatnya, tubuh merasa lelah tetapi pikiran tetap terjaga.
Overthinking Sebelum Tidur Karena Gadget
Sering kali, setelah menggunakan internet atau media sosial sebelum tidur, pikiran justru dipenuhi berbagai informasi. Hal ini memicu overthinking sebelum tidur karena gadget, yang membuat seseorang sulit rileks.
Baca Juga: Fokus Penuh di Era Distraksi: Mengenal Konsep Deep Work untuk Hasil Maksimal
Kebiasaan Malam Hari yang Mengganggu Tidur
Scroll Tanpa Henti Sebelum Tidur
Kebiasaan membuka media sosial tanpa sadar bisa menghabiskan waktu berjam-jam. Aktivitas ini menunda waktu tidur dan membuat jam biologis tubuh terganggu.
Notifikasi yang Terus Muncul
Bunyi notifikasi membuat otak tetap waspada, bahkan saat kita sudah mencoba tidur.
Membawa Gadget ke Tempat Tidur
Ketika tempat tidur menjadi area bermain gadget, otak tidak lagi mengasosiasikan kasur sebagai tempat istirahat.
Baca Juga: Gaya Belajar Siswa di Sekolah: Kenali Tipe & Cara Mengajarnya
Digital Detox Sebelum Tidur untuk Memperbaiki Kualitas Istirahat
Mengurangi Akses Internet 1 Jam Sebelum Tidur
Memberikan jeda tanpa layar membantu otak mempersiapkan diri untuk istirahat.
Mengganti Kebiasaan Gadget dengan Aktivitas Relaksasi
Membaca buku ringan, meditasi singkat, atau journaling bisa membantu pikiran lebih tenang.
Menetapkan Batas Screen Time Harian
Membatasi penggunaan internet di malam hari membantu mengembalikan ritme tidur yang sehat.
Baca Juga: Apakah Kebiasaan Ngopi Kamu Menjadi Pemicu Anxiety?
Kenali Tingkat Ketergantunganmu dengan Asesmen Psikologi
Sering kali kita tidak sadar bahwa pola penggunaan internet sudah masuk kategori berlebihan. Di sinilah pentingnya melakukan asesmen yang terukur.
Melalui Jatidiri, kamu bisa mencoba Jatidiri Kendali, alat asesmen psikologi yang dirancang untuk mengukur tingkat ketergantungan kamu pada internet sekaligus memberikan rekomendasi untuk memperbaiki kebiasaan online.
Tes ini membantu kamu memahami apakah kebiasaan malam harimu sudah memengaruhi kualitas tidur dan kesehatan mental.
Saatnya Mengembalikan Kualitas Tidurmu
Jika kamu merasa sulit tidur, sering overthinking sebelum tidur karena gadget, atau merasa tidak segar saat bangun, mungkin saatnya mengevaluasi hubungan antara internet addiction dengan kualitas tidurmu.
Kamu bisa konsultasi terlebih dahulu melalui WhatsApp di +62 851-4239-8721.
Atau langsung akses tes Jatidiri Kendali melalui website resmi di https://jatidiri.app maupun aplikasi mobile yang tersedia di Google Play Store.
Mulai kenali kebiasaan onlinemu, agar tidurmu kembali berkualitas dan pikiranmu lebih tenang.
Referensi
Bottaro, Angelica. “What Are the Signs of Phone Addiction?” Verywell Health, updated 9 Oct. 2025, www.verywellhealth.com/phone-addiction-5218743. Diakses 13 Feb. 2026.