by Endar Suhendar, M.Pd.

Autisme vs ADHD : Memahami Perbedaan, Persamaan, dan Tumpang Tindih

Autisme vs ADHD : Memahami Perbedaan, Persamaan, dan Tumpang Tindih

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan kondisi neurodevelopmental, yaitu kondisi yang berkaitan dengan perkembangan otak. Keduanya mempengaruhi cara seseorang berpikir, belajar, berinteraksi, dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Walaupun ADHD dan autisme adalah diagnosis yang berbeda, banyak ciri yang tampak mirip di permukaan. Bahkan, tidak sedikit individu yang hidup dengan kedua kondisi sekaligus. Hal inilah yang sering membuat ADHD dan autisme sulit dibedakan, terutama jika hanya dilihat dari perilaku luar.

Perbedaan Antara Autisme dan ADHD 

Secara umum, ADHD dan autisme memiliki karakteristik yang berbeda dalam beberapa aspek penting:

1. Aspek Sosial

Individu dengan ADHD umumnya memahami norma sosial, tetapi bisa kesulitan menerapkannya secara konsisten karena impulsivitas atau kurangnya kontrol perhatian.
Sementara itu, individu autis sering mengalami kesulitan memahami isyarat sosial, seperti ekspresi wajah, bahasa tubuh, atau aturan sosial yang tidak tertulis.

2. Kontak Mata

Orang dengan ADHD biasanya dapat mempertahankan kontak mata.
Sebaliknya, individu autis sering menghindari atau merasa tidak nyaman dengan kontak mata.

3. Bahasa dan Komunikasi

Pada ADHD, perkembangan bahasa umumnya normal, meskipun seseorang bisa berbicara terlalu banyak atau menyela pembicaraan.
Pada autisme, perkembangan bicara bisa terlambat, atau penggunaan bahasa cenderung berulang dan literal.

4. Fokus dan Perhatian

ADHD ditandai dengan kesulitan mempertahankan perhatian pada tugas yang tidak menarik, tetapi dapat mengalami hiper fokus pada hal yang disukai.
Autisme sering ditandai dengan fokus yang sangat intens dan mendalam pada minat atau topik tertentu.

5. Perubahan dan Rutinitas

Individu dengan ADHD cenderung lebih fleksibel terhadap perubahan dan sering mencari hal baru, meskipun sering kurang terorganisir.
Sebaliknya, individu autis biasanya lebih menyukai rutinitas dan dapat merasa tertekan ketika terjadi perubahan mendadak.

6. Sensori (Indrawi)

Pada ADHD, seseorang bisa mencari stimulasi sensorik atau bereaksi berlebihan terhadap suara, tekstur, atau cahaya tertentu.
Pada autisme, sensitivitas sensorik bisa sangat tinggi atau justru rendah, tergantung individu.

7. Pergerakan

ADHD sering terlihat sebagai kegelisahan fisik atau sulit diam.
Autisme sering ditandai dengan gerakan berulang atau postur tubuh yang tidak biasa.

8. Regulasi Emosi

Individu dengan ADHD sering mengalami emosi yang intens dan kesulitan mengelolanya.
Individu autis bisa mengalami kesulitan dalam mengekspresikan, mengenali, atau memahami emosi baik emosi diri sendiri maupun orang lain.

Persamaan Antara Autisme dan ADHD

Meskipun berbeda, ADHD dan autisme memiliki banyak kesamaan karena keduanya mempengaruhi perkembangan otak. Beberapa karakteristik yang sering muncul pada kedua kondisi meliputi:

  • Kesulitan dalam fungsi eksekutif, seperti perencanaan, pengorganisasian, dan manajemen waktu.
  • Tantangan dalam mempertahankan perhatian.
  • Kesulitan dalam interaksi sosial.
  • Kepekaan terhadap rangsangan sensorik (suara, tekstur, cahaya).
  • Reaksi emosional yang kuat terhadap situasi tertentu.
  • Masalah tidur.

Gejala kedua kondisi ini umumnya mulai terlihat sejak masa kanak-kanak dan dapat mempengaruhi kehidupan seseorang hingga dewasa. Karena banyaknya ciri yang tumpang tindih, tidak jarang terjadi keterlambatan diagnosis atau salah diagnosis.

Apakah Seseorang Bisa Mengalami Autisme dan ADHD Sekaligus?

Jawabannya ya. Seseorang bisa memiliki ADHD dan autisme secara bersamaan. Kondisi ini sering disebut sebagai AuDHD.

Diperkirakan sekitar 50–70% individu autis juga memiliki ADHD. Hidup dengan kedua kondisi ini dapat menghadirkan tantangan tambahan, karena karakteristiknya kadang terasa saling bertolak belakang.

  • ADHD sering melibatkan dorongan untuk mencari hal baru dan stimulasi.
  • Autisme cenderung melibatkan kebutuhan akan rutinitas dan keteraturan.

Akibatnya, individu dengan AuDHD bisa merasa seperti berada dalam situasi “tarik-menarik”: menginginkan stimulasi, tetapi juga membutuhkan kepastian dan struktur. Hal ini membuat mereka tidak selalu sesuai dengan gambaran umum ADHD maupun autisme, sehingga sering merasa tidak dipahami.

Hidup dengan AuDHD

Menjalani hidup dengan ADHD dan autisme sekaligus membutuhkan pendekatan yang personal dan fleksibel. Penanganan yang efektif bukan bertujuan untuk “memperbaiki” seseorang, melainkan membantu individu merasa lebih mampu, percaya diri, dan didukung. Pendekatan yang dapat dipertimbangkan antara lain:

1. Pengobatan

Obat stimulan seperti metilfenidat atau amfetamin dapat membantu gejala ADHD. Namun, individu dengan AuDHD sering lebih sensitif terhadap obat, sehingga dosis rendah atau alternatif non-stimulan bisa menjadi pilihan.

2. Terapi Berbasis Perilaku

Terapi dapat membantu meningkatkan regulasi emosi, komunikasi, dan membangun rutinitas yang mendukung kehidupan sehari-hari tanpa menghilangkan identitas diri.

3. Dukungan Nutrisi

Kepekaan sensorik terhadap makanan dan efek obat ADHD terhadap nafsu makan dapat membuat pemenuhan nutrisi menjadi tantangan. Pendampingan dari tenaga kesehatan yang memahami isu sensorik sangat membantu.

4. Dukungan Pendidikan dan Keterampilan Hidup

Pelatihan keterampilan hidup, terapi okupasi, serta penyesuaian di lingkungan pendidikan atau kerja dapat membantu mengatasi tantangan fungsi eksekutif, manajemen waktu, dan interaksi sosial secara lebih inklusif.

Kesimpulan

ADHD dan autisme adalah dua kondisi yang berbeda, tetapi memiliki banyak titik temu. Memahami perbedaan dan persamaannya dapat membantu mengurangi stigma, meningkatkan pemahaman diri, dan mendorong dukungan yang lebih tepat terutama bagi individu yang hidup dengan keduanya.

Referensi

Curtis, L. ADHD vs. Autism: Understanding Differences, Similarities, and Overlap. (2025)

Waldren LH, Leung FYN, Hargitai LD, et al. Unpacking the overlap between autism and ADHD in adults: a multi-method approach. Cortex. 2024;173:120-137. doi:10.1016/j.cortex.2023.12.016.

Centers for Disease Control and Prevention. Signs and symptoms of autism spectrum disorder (ASD). (2024)

Centers for Disease Control and Prevention. Symptoms of ADHD. (2025)

Morin, A. Understood. The difference between ADHD and autism.